Dinas Ketahanan Pangan Papua Barat Gandeng Kampus Unipa, Bulog, Dan Pelaku UMKM Kembali Adakan Gerakan Pangan Murah

MANOKWARI, Media Diskominfo -Berdasarakan arahan dari Badan Pangan Nasional ( Bapanas ) Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat, menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah dengan melibatkan pihak Kampus Universitas Papua ( Unipa ), termasuk pelaku UMKM dan Perum Bulog. gerakan Pangan murah dibuka secara resmi oleh asisten II Bidang Perekonomian Setda Papua Barat, Melkias Werinussa, yang mewakili Gubernur Papua Barat, didampingi Rektor Unipa, Prof. Dr. Hugo Warami, S.Pd, M.Hum.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, melalui Kepala Seksi Harga Pangan, Ellyanti Mayangsari, S.P.,M.P.,  mengatakan, Gerakan Pangan Mruah digelar dalam rangka menjelang hari besar keagamaan, bulan puasa, Idulfitri, kemudian Tahun Baru Ilmek dan hari Raya Nyepi. Selain bertujuan untuk menjaga stabilisasi harga dan pasokan pangan tetapi juga sebagai salah satu upaya pengendalian inflasi. Kegiatan yang melibatkan mahasiwa ini, guna mengasah kemapuan dan kreatifitas mahasiswa itu sendiri.

‘’Kenapa pangan murah ini kami laksanakan dengan memilih lokasi kampus dan melibatkan mahasiswa Unipa, supaya lebih refres dan ada kreatifitas mahasiwa itu sendiri, maka mereka ingin menggandeng kita. Kegaiatan ini juga bertepatan dengan hari Gerakan Pangan Nasional di seluruh provinsi se-Indonesia, maka kami penuhi permintaan pihak kampus Unipa,’’Ungkanya, Ellyanti, di sela-sela kegiatan, jumat, ( 13/02/ 2026 ).

Lanjut kata Ellyanti, Gerakan Pangan Murah melibatkan pelaku UMKM lokal di Manokwari dengan menjual produk berbahan pangan lokal seperti sagu, sayuran lokal dan berbagai jenis olahan makanan.

‘’Jadi sebenarnya kita menginformasikan bahwa masyarakat yang ingin membuka usaha, ada banyak produk lokal yang tersedia untuk dijual, seperti Koreksi telur lokal dari PT Eka Tirta. Telur lokal ini juga kami harapkan bisa mengispirasi mahasiswa fakultas peternakan Unipa dalam mengembangkan bisnis dengan memanfaatkan ilmunya beternak ayam petelur,"Jelasnya.

Masih menurut Ellyanti, Para distributor terutama Bulog berkewajiban untuk terlibat langsung di setiap pelaksanaan Gerakan Pangan Murah. Harga setiap produk yang ditawarkan tentu terjangkau dan relatif lebih rendah dibanding harga pasar.

Terdapat beberapa jenis produk Bulog seperti Beras SPHP ( bersubsidi dari pemerintah), minyak kita ( bersubsidi), gula harga gudang bulog, beras premium bulog dan minyak goreng premium bulog. Produk-produk tersebut dijual langsung kepada masyarakat untuk dikomsumsi.

"Masyarakat yang ingin bermitra dengan bulog, akan dilayani dengan baik sepanjang mengikuti aturan yang berlaku. Begitu juga dengan kios pangan, membuat permohonan kepada Dinas Ketahanan Pangan, akan di layani sesuai prosedur,"tandasnya.

Penulis : Simon Patiran.


Share :