Kadis Kominfo Papua Barat Sambut CPNS & PPPK, Tekankan Disiplin, Kolaborasi Serta Transformasi Digital
MANOKWARI, Media Diskominfo – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Papua Barat, Frans P. Istia, S.Sos., M.M., didampingi Sekretaris Dinas Debora Karubuy,S.E menyambut CPNS dan PPPK formasi Tahun 2021 yang ditempatkan di lingkungan Dinas Kominfo Papua Barat, Selasa (14/7/2026).
Pertemuan perdana tersebut diikuti lima (5) orang CPNS sesuai Surat Keputusan penempatan di Dinas Kominfo bersama para CPNS/PPPK yang tetap melanjutkan di dinas semula. Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkenalkan budaya kerja sekaligus menyampaikan arah kebijakan organisasi kepada seluruh pegawai.
Dalam arahannya, Kadis Kominfo Perstatik Papua Barat menegaskan bahwa seluruh pegawai memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan karier, termasuk memperoleh penempatan atau rotasi sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi. Oleh sebab itu tidak ada perbedaan perlakuan antara pegawai lama maupun pegawai yang baru bergabung, karena setiap ASN dituntut menunjukkan kemampuan, integritas dan kinerja terbaik.
Dirinya menekankan bahwa Dinas Kominfo Papua Barat sejak awal dibangun dengan semangat kekeluargaan yang kuat. Oleh karena itu, setiap pegawai diharapkan mampu menjaga hubungan kerja yang harmonis, saling menghargai serta mendukung satu sama lain dalam melaksanakan tugas pemerintahan.
Menurutnya, kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam membangun organisasi yang profesional. Seluruh ASN diwajibkan mematuhi jam kerja, mengikuti apel pagi, khususnya apel gabungan setiap Senin dan Jumat, serta menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku.
Kadis juga mengingatkan agar tidak ada lagi kebiasaan datang ke kantor hanya untuk melakukan absensi kemudian meninggalkan tempat kerja. Aktivitas pelayanan dimulai pukul 08.00 WIT sehingga seluruh pegawai diharapkan sudah siap menjalankan tugas dan memberikan pelayanan secara optimal.
Seiring perubahan status sebagai CPNS maupun PPPK, setiap pegawai telah memiliki hak dan kewajiban yang sama sebagai Aparatur Sipil Negara. Karena itu, seluruh aturan disiplin harus dipatuhi tanpa pengecualian. Pelanggaran disiplin yang dilakukan secara berulang akan diproses sesuai ketentuan dan dilaporkan kepada Inspektorat.
"Kalian masih baru dan muda, masa kerja pengembangan karir masih panjang mari patuh laksanakan tugas secara baik. Hari ini sudah pegang SK, sudah masuk hak dan kewajiban sama. Saya tidak mau lihat lagi kemalasan kalian lagi, terutama yang tetap di Kominfo," Tegasnya.
Kadis Istia turut membagikan pengalamannya dalam meniti karier dari jenjang paling bawah hingga dipercaya memimpin Dinas Kominfo Papua Barat. Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi motivasi bagi para CPNS dan PPPK agar terus bekerja dengan rendah hati, tekun dan mengandalkan integritas dalam setiap tanggung jawab.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa seluruh pegawai merupakan satu keluarga besar Dinas Kominfo Papua Barat. Karena itu, tidak boleh ada sekat maupun kelompok-kelompok yang dapat mengganggu keharmonisan organisasi. Budaya saling berkomunikasi, berkolaborasi dan mendukung satu sama lain harus terus dipelihara demi menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.
"Rumah ini sebagai piring makan kita, mari bersama kita menjaga rumah ini dengan menunjukkan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat melalui penerapan tugas dan tanggungjawab dengan maksimal. Kedepan, penyelenggaraan pemerintahan akan semakin mengedepankan sistem pemerintahan berbasis digital, sehingga proses kerja tidak lagi mengandalkan sistem manual, melainkan didukung integrasi data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu saudara-saudara sudah harus mempersiapkan diri menyesuaikan dengan budaya kerja yang baru dalam rangka pelayanan kepada masyarakat," Tambahnya.
Sebagai perangkat daerah yang menangani urusan komunikasi, informatika, persandian dan statistik, Dinas Kominfo akan memfokuskan langkah pada penguatan tata kelola data pemerintahan, peningkatan kualitas statistik sektoral, serta pembangunan basis data daerah yang kuat sebagai landasan perencanaan pembangunan yang efektif.
"Maka target pertama tata kelola data, memperkuat basis perencanaan dengan statistik untuk menjadi basis data pemerintah daerah yang kuat dan mandiri," Terangnya.
Penulis : Givenly Frans