HUT Ke-1 GPI Papua Klasis Manokwari Raya, Gubernur : Bukti Penyertaan Tuhan Patut Disyukuri

MANOKWARI, Media Diskominfo – Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan,M.Si menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun ke-1 Gereja Protestan Indonesia di Papua Klasis Manokwari Raya yang berlangsung dalam suasana penuh sukacita dan syukur. Perayaan tersebut mengusung tema Kobarkan karunia Allah yang ada padamu, Senin (09/03/2026) malam.

Ibadah syukur dipimpin oleh Pdt. Yandi Manobe, S.Th dan menyampaikan pelayanan firman berdasarkan Injil Yohanes 17 ayat 21 hingga 23. Dalam refleksi firman tersebut, ia mengajak jemaat untuk memahami makna kedewasaan dalam kehidupan yang mencakup tiga aspek penting, yaitu kedewasaan secara biologis, psikologis, dan kedewasaan iman. Menurutnya, pertumbuhan iman harus diwujudkan melalui sikap hidup yang penuh kesabaran, rasa syukur, serta ketaatan kepada Tuhan.

Pdt. Manobe juga mengingatkan jemaat untuk terus merenungkan perjalanan pelayanan dengan hati yang taat, sabar, dan penuh kasih yang bersumber dari Tuhan. Karunia yang telah diberikan Tuhan hendaknya digunakan secara bijaksana sehingga dapat menjadi berkat bagi banyak orang dan membawa dampak positif bagi kehidupan bersama.

Dalam sambutannya, Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan,M.Si menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya perayaan satu tahun perjalanan Klasis Manokwari Raya. Ia menilai perjalanan satu tahun bukanlah waktu yang singkat, karena setiap proses yang dilalui merupakan bukti nyata penyertaan Tuhan dalam pelayanan dan pengabdian kepada pekerjaannya.

Menurut Gubernur, pencapaian ini menjadi tonggak sejarah yang patut disyukuri. Kehadiran Klasis Manokwari Raya dinilai telah memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat kehidupan spiritual masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa peran gereja sangat strategis dalam mendukung pembangunan daerah secara menyeluruh. Gereja tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pilar moral dan sosial yang berperan dalam membentuk karakter masyarakat yang berakhlak, saling mengasihi, dan hidup dalam nilai-nilai kebersamaan.

"Atas nama Pemerintah Papua Barat, saya mengucapkan selamat ulang tahun yang pertama kepada seluruh keluarga besar GPI Papua Klasis Manokwari Raya. Semangat pelayanan yang telah dibangun sejak awal terus menyala dan makin berkembang di tahun-tahun mendatang," Ujar Gubernur.

Sementara itu, Sekretaris Badan Pekerja Sinode Gereja Protestan Indonesia di Papua, Pdt. B.A. Lewir, M.Th menyampaikan bahwa perjalanan pelayanan Klasis Manokwari Raya selama satu tahun terakhir merupakan bukti nyata kebaikan Tuhan yang terus berkarya di Kota Injil, khususnya bagi GPI Papua. Ia menilai proses pelayanan yang dijalani hingga saat ini merupakan buah dari Doa dan pergumulan yang terus dilakukan oleh para pelayan dan jemaat.

Dalam kesempatan itu juga disampaikan permohonan maaf dari Ketua Sinode GPI Papua yang tidak dapat menghadiri perayaan tersebut karena pada waktu bersamaan sedang melaksanakan tugas pelayanan di Klasis Tambrauw. Meski demikian, Ketua Sinode tetap menitipkan pesan penting bagi jemaat untuk terus menjaga semangat pelayanan dan persatuan dalam menjalankan tugas gereja.

"Pesan pertama terus jaga dan rawat kemesraan dan kolaborasi semua pihak yang ada di Tanah Arfak, spesial dengan Pemerintah Daerah. Kedua, dalam pelestarian itu kolaborasikan semua potensi yang ada sebagai talenta pemberian Allah sebagai menjadi wujud nyata dari tema sentral lima tahunan," Urainya.

Ketua Klasis GPI Papua Manokwari Raya, Jimmy Susanto,S.Hut.,M.P mengungkapkan bahwa satu tahun yang lalu menjadi momentum bersejarah bagi terbentuknya Klasis Manokwari Raya yang diresmikan oleh Gubernur Papua Barat sebagai klasis yang berdiri sendiri. Peristiwa tersebut tidak hanya menjadi perubahan dalam struktur organisasi gereja, tetapi juga menjadi panggilan dan tanggung jawab besar untuk melayani umat di wilayah Manokwari Raya.

Dirinya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat yang telah memberikan dukungan sejak awal berdirinya Klasis ini. Dukungan tersebut dinilai sangat berarti dalam proses perjalanan awal klasis yang sebelumnya berada di bawah Klasis Induk Sorong Manokwari hingga akhirnya dapat berdiri dan menjalankan pelayanan secara mandiri.

"Terimakasih bagi Klasis induk karena banyak pengalaman, pelayanan yang kami terima. Semua itu menjadi bekal kedepan bagi kita dalam membangun Klasis Manokwari Raya di Tanah Arfak ini," Terangnya.

Penulis : Givenly Frans


Share :