Berkibar 8 Jam di langit Papua Barat, Sang Saka Merah Putih Kembali Diturunkan

MANOKWARI-Bendera Sang Saka Merah Putih yang dikibarkan selama kurang lebih 8 jam di langit Papua Barat, dalam memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke- 78 tahun, tanggal 17 Agustus 2023 kembali di turunkan dalam Upacara penurunan Bendera. Dengan semanagat tema sentral, “Terus Melaju Untuk Indonesia Maju” upacara pada stadion Sanggeng Manokwari dimulai sekira pukul 17.00 WIT, bertindak selaku Inspektur upacara, Mayjen TNI, Gabriel Lema, S.Sos.

Sementara Bertindak Selaku Komandan upacara, Kompol. Musa Jedi Permana, lahir di Semarang pada tanggal 21 september 1987, lulusan Akademi Kepolisian Tahun 2008, jabatan sehari-sehari kabag Ops Polresta Manokwari.

Dikomandoi Ipda. Wiliam Yohanis Koridama, lahir di Biak pada 21 agustus 1987, lulusan sekolah Inspektur Polisi tahun 2007, jabatan Paur Binlat Ops Satbrimob Polda Papua Barat, Pasukan Paskibraka menurunkan Bendera Sang Saka Merah Putih dan Menggiring kembali pembawa Baki menuju podium kemudian menyerahkan kembali Bendera Sang Saka Merah Putih untuk diserahkan kepada inspektur upacara.

Pembawa baki, Valerie H. Iwanggin, asal sekolah SMA Negeri 1 Manokwari, putri dari bapak Samuel Iwanggin dan ibu Listia Okte Devi.

Dengan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, Duplikat Sang Saka Merah Putih pun sukses kembali diturunkan, oleh Tiga pengibar penurunan bendera, yakni Zefanya S.M Krey, asal sekolah SMA Negeri 1 Manokwari, Putra dari bapak Herman Krey dan Ibu Ninik Tri Utami, Esau R.J Sayuri, asal sekolah SMA Negeri Taruna Kasuari Nusantara, putra dari bapak Piet Sayuri dan ibu Agustina Worengga dan Rea N. Barry, asal sekolah SMA Negeri Taruna Kasuari Nusantara putra dari bapak Rudolf Barry dan ibu Enggelina Hindom.


Hadir dalam upacara penurunan Bendera, Pj. Gubernur Papua Barat, Komjen Pol. ( Purn ) Drs. Paulus Waterpauw, M.Si, di dampingin Pj. Ketua Tim Penggerak PPK ( TP PKK ) provinsi Papua Barat, Ny. Roma M. P. Waterpauw, S.Kom, M.Si.
Hadir pula jajaran Forum Komunikasi Pimponan Daerah ( Forkopimda ) Papua Barat, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh masyarakat serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Lingkup Pemrov Papua Barat. Upacara turut diikuti seluruh Aparatur Negara, baik Intansi vertikal maupun Non vertikal se-Provinsi Papua Barat, Termasuk mahasiswa dan Pelajar serta tamu undangan lainnya.

Penulis : Simon Patiran

Leave a Comment