Gubernur Papua Barat Buka RKPD Provinsi Papua Barat Tahun 2027
Manokwari, Media Diskominfo - Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, M.Si Menghadiri Sekaligus Membuka Pelaksanaan Konsultasi Publik RKPD Provinsi Papua Barat Tahun 2027. Senin, (9/03/2026) pada salah satu Hotel di Manokwari.
Dalam Sambutan Tertulis, Gubernur Menyampaikan Pelaksanaan Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Provinsi Papua Barat merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan tahunan daerah. Forum ini menjadi ruang terbuka untuk menampung berbagai Aspirasi, Pandangan dan Pemikiran Strategis guna menyempurnakan Dokumen Perencanaan Tahunan yang akan menjadi pedoman bagi seluruh perangkat daerah dan stakeholder lainnya di Papua Barat.
Untuk mencapai prioritas dan sasaran pembangunan daerah tahun 2027, tentunya diperlukan langkah-langkah, antara lain : dukungan dari seluruh pemangku kepentingan; peningkatan kerjasama pembangunan yang bersinergi dan menyerasikan pembangunan antar daerah, antar waktu, antar ruang dan antar fungsi pemerintahan, serta mengoptimalkan pendayagunaan potensi antar daerah. Untuk itu peran kolaboratif antar perangkat daerah dengan stakeholder lainnya menjadi sebuah keharusan. Ucap Gubernur Papua Barat.
Tidak Hanya itu dalam rangka upaya mendorong Sinergi Kebijakan Pembangunan Provinsi Papua Barat dengan kebijakan Pembangunan Nasional, serta harus selaras dan mendukung arah kebijakan Pembangunan dalam RPJMD PROVINSI PAPUA BARAT TAHUN 2025 – 2029, maka telah ditetapkan Tema RKPD Provinsi Papua Barat Tahun 2027, yaitu:
“AKSELERASI DAN PEMERATAAN AKSES PELAYANAN DASAR BERKUALITAS SERTA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT ADAT DAN HILIRISASI EKONOMI LOKAL DALAM KORIDOR OTONOMI KHUSUS.”
Tema ini menggambarkan Strategi Utama Papua Barat dalam mempercepat Transformasi Sosial Budaya, Ekonomi, dan Kelembagaan Secara Berkelanjutan dan Kontekstual Papua Barat yang mengandung Dimensi Ruang dan Waktu, dengan Menekankan pada Pentingnya Peningkatan Kualitas SDM, Reformasi Birokrasi, Penguatan Sektor Pertanian dan Ekonomi Lokal, Serta Perlindungan Terhadap Hak-Hak Dasar Orang Asli Papua.
Mengakhiri sambutannya Gubernur Mengajak dan Mendorang Seluruh Pemangku Kepentingan Untuk Bersama-Sama Berkontribusi Menyusun Kebijakan Yang Lebih Tajam, Responsif, Dan Tepat Sasaran. Pendekatan Partisipatif Kolaboratif dalam Proses Perencanaan adalah kunci agar Pembangunan Benar-Benar Menjawab Kebutuhan Dan Harapan Masyarakat.
"untuk itu, saya mendorong seluruh peserta untuk menyampaikan saran, masukan, dan rekomendasi yang konstruktif demi perencanaan pembangunan yang lebih inklusif, berkualitas, dan berdampak nyata. Saya percaya, dengan kolaborasi yang kuat, semangat gotong royong, dan komitmen yang sama, kita mampu mewujudkan papua barat yang aman, sejahtera, bermartabat dan mandiri”
Foto : Fauzan Nurlete
Penulis : Herlien Melisa