HKG PKK Ke-54, Kolaborasi Besar Wujudkan Realisasi 3 Program Prioritas Daerah Papua Barat

MANOKWARI, Media Diskominfo – Momentum Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 di Kabupaten Pegunungan Arfak menjadi penguatan kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama Tim Penggerak PKK Provinsi Papua Barat dalam mendukung program prioritas daerah, yakni Papua Barat Cerdas, Sehat dan Produktif.

Setiap program yang dijalankan diselaraskan dengan tugas pokok Pokja I, II, III dan IV PKK yang menyasar langsung peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga. Isu ini menjadi diskusi penting dalam rapat bersama Gubernur Drs. Dominggus Mandacan,M.Si, Jumat (20/02/2026).

Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat, Barnabas Dowansiba mengatakan dukungan terhadap Papua Barat Cerdas diwujudkan melalui Program "Gasing" yang akan dilaksanakan di seluruh kabupaten dengan sasaran dua kecamatan setiap daerah serta pengiriman tenaga dari pusat.

Penguatan literasi juga menjadi bagian penting melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dengan gerakan membaca serta pengukuhan Bunda Literasi tingkat kabupaten dan provinsi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat, dr. Alwan Rimosan menyatakan HKG PKK menjadi momentum meningkatkan cakupan layanan kesehatan di Pegunungan Arfak yang saat ini masih rendah. Pelayanan kesehatan gratis ditargetkan menjangkau 1.000 hingga 2.000 masyarakat melalui pemeriksaan kesehatan, pemberian makanan tambahan bagi ibu dan bayi, serta edukasi layanan primer di puskesmas dan posyandu.

Ia juga menyampaikan Rumah Sakit Pratama Yosmar telah mendapatkan quick wins dari Presiden dan ditargetkan naik status menjadi tipe "C" pada 2026 dengan dukungan Kementerian Kesehatan, termasuk penyiapan dokter spesialis anak, kandungan dan penyakit dalam.

Ketua Pokja II TP PKK Papua Barat, Yorece M. Modouw menambahkan pengobatan massal akan melibatkan dokter spesialis melalui kerja sama dengan alumni dokter di Papua Barat, meliputi layanan penyakit dalam, bedah, obgyn, anak, THT dan mata.

Kepala Dinas Kehutanan Papua Barat, Jimmy W. Susanto menyampaikan kolaborasi gerakan menanam bersama Pokja IV dalam rangka Hari Bakti Rimbawan. Pada puncak kegiatan akan diserahkan bantuan alat bingkai dan pengawetan kupu-kupu sebagai bagian dari Papua Barat Produktif.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan, Reymond R.H. Yap menambahkan kegiatan yang dilakukan meliputi sosialisasi keanekaragaman hayati dan perlindungan spesies burung, pelatihan pembuatan pupuk organik bagi petani lokal, pengolahan sampah, sosialisasi pertanahan dan konflik agraria, hingga pengelolaan sarang burung walet dengan sasaran masyarakat umum.

Ketua Pokja III TP PKK Papua Barat, Sylvia Makabori menjelaskan program rumah sehat menjadi kolaborasi Pokja III dan IV yang didukung Dinas ESDM melalui penyediaan aliran listrik dan air bersih pada rumah layak huni.

Dukungan Papua Barat Produktif juga datang dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan melalui bantuan bibit ternak Babi beserta kandang dan 200 ekor ayam kampung unggul bagi kelompok masyarakat.

Di sektor ekonomi keluarga, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bondan Santoso menyatakan akan dilaksanakan pelatihan pembuatan sirup nenas, bawang goreng, olahan kentang dan selai nenas bagi 20 peserta beserta bantuan peralatan lengkap serta dukungan bahan pokok selama kegiatan.

Stimulus lanjutan akan dikoordinasikan bersama Dinas Koperasi dan UKM guna memperkuat usaha masyarakat.

Untuk infrastruktur dasar, Plt. Kepala Dinas PUPR Papua Barat, Nency Titty Lidya Wyzer menyebut dua unit rumah layak huni telah dianggarkan pada 2026 dengan rencana peninjauan lokasi dalam waktu dekat menggunakan sumber dana Otsus.

Pengawasan pembangunan dilakukan oleh Inspektorat Papua Barat. Inspektur Erwin Priyadi Hamonangan Saragi menegaskan pengawalan dilakukan sejak tahap perencanaan bersama Dinas PUPR agar seluruh proses berjalan sesuai ketentuan dan terhindar dari penyimpangan.

Penulis : Givenly Frans


Share :