Gubernur Papua Barat Tinjau Lahan Pembangunan SMA Taruna Kasuari Nusantara di Warmare
MANOKWARI, Media Diskomifo - Acara peninjauan lahan pembangunan SMA Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat yang berlokasi di Kampung Dindey, Distrik Warmare dipimpin langsung oleh Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si, bersama jajaran, Kamis (15/01/2026).
Dalam arahannya, Gubernur menjelaskan sekolah ini telah mulai menerima peserta didik sejak tahun ajaran 2022 dan dirancang sebagai sekolah khusus atau unggulan yang membutuhkan proses panjang serta perjuangan sejak awal pendiriannya.
Awal perintisan, pendirian SMA Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat telah melalui berbagai tahapan, termasuk pertemuan dengan pimpinan yayasan pada masa kepemimpinan pertama tahun 2022 lalu. Sekolah ini juga telah memperoleh izin dan pengakuan secara resmi setelah dilakukan koordinasi di Magelang, sehingga dapat beroperasi sesuai ketentuan.
Saat ini, kegiatan belajar mengajar masih memanfaatkan gedung Balai Latihan Kerja (BLK), termasuk untuk fasilitas asrama, ruang makan, dan penunjang lainnya. Hingga kini, SMA Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat telah meluluskan dua angkatan.
Gubernur menegaskan sekolah ini berkomitmen untuk menjaga kualitas pendidikan dengan sistem seleksi murni, tanpa adanya intervensi atau jalur khusus. Peserta didik yang diterima merupakan anak-anak yang memiliki kemampuan akademik dan memenuhi standar kualitas melalui proses tes yang objektif.
Lulusan SMA Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat diharapkan mampu bersaing dan melanjutkan pendidikan ke berbagai jalur, termasuk seleksi Akademi Militer, Akademi Kepolisian, serta perguruan tinggi nasional maupun lokal yang berkualitas. Komitmen terhadap transparansi dan kualitas menjadi prinsip utama sejak sekolah ini berdiri.
Terkait lahan pembangunan, diketahui bahwa sebagian besar area telah diselesaikan pembayarannya. Namun demikian, masih terdapat beberapa kapling yang perlu diverifikasi dan diselesaikan lebih lanjut melalui pengecekan data dan pengalokasian anggaran. Pembangunan SMA Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat menjadi bagian dari dukungan terhadap visi Indonesia Emas 2045 serta program prioritas Papua Barat Cerdas, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.
"Harus kita bangun ya, bapa dong dengar 2045 Indonesia emas dan kita punya program prioritas Papua Barat cerdas termasuk anak sekolah yang masuk,kita akan memulai bertahan akan bangun, pemetaan lahan dan perencanaan tahun ini.
Sebelum masa jabatan berakhir sudah diresmikan dan digunakan, sementara berjalan, kita bangun ini," Jelas Gubernur.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, Barnabas Dowansiba, S.Pd., M.Pd, menjelaskan bahwa sejak kembali menjabat pada awal Juni 2025, pihaknya langsung melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan meninjau lokasi serta melakukan pembersihan lahan. Terkait proses pembayaran lahan, hal tersebut masih berada dalam kewenangan pertanahan. Disebutkan pula adanya kendala di lapangan, termasuk pemalangan oleh masyarakat yang berkaitan dengan nilai pembayaran lahan, yang telah dilaporkan kepada Gubernur Papua Barat.
Sejumlah kegiatan awal telah dilakukan, di antaranya pembangunan lapangan voli dan basket yang bersumber dari anggaran induk. Lokasi peninjauan merupakan bagian dari tanah SMA, dan ke depan direncanakan pengembangan fasilitas olahraga lainnya, termasuk lapangan sepak bola.
Selanjutnya, dukungan semua pihak terus diharapkan agar proses pembangunan dapat berjalan efektif dan tidak mengalami hambatan, sebagaimana yang pernah terjadi sebelumnya, sehingga pembangunan SMA Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat dapat terwujud sesuai rencana.
"Tujuan utama pembangunan sekolah ini adalah untuk kepentingan masa depan dan pendidikan generasi penerus Papua Barat. Dalam tahun anggaran berjalan, perencanaan pembangunan telah disusun dan beberapa bangunan sudah masuk dalam daftar kegiatan," Terang Kadis Pendidikan Papua Barat.
Penulis : Givenly Frans